Puluhan Pemulung Tutup Akses ke TPA Antang, Tolak Kebijakan Pemilahan Sampah
LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Puluhan pemulung menggelar aksi dengan menutup akses masuk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemilahan sampah yang mulai diterapkan di kawasan TPA.
Dalam aksi itu, para pemulung menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan pemilahan sampah akan mengurangi jumlah material bernilai ekonomis yang selama ini mereka kumpulkan untuk dijual. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menurunkan pendapatan dan mengancam mata pencaharian mereka yang selama ini bergantung pada aktivitas memulung di TPA Antang.
Penutupan akses sempat menghambat aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut sampah menuju lokasi pembuangan. Para peserta aksi berharap pemerintah dapat membuka ruang dialog sebelum kebijakan diterapkan secara menyeluruh, agar solusi yang diambil tidak merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor persampahan.
Di sisi lain, kebijakan pemilahan sampah merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih tertata, mengurangi volume sampah yang ditimbun, serta mendorong penerapan sistem pengelolaan yang lebih ramah lingkungan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Makassar maupun instansi terkait mengenai tuntutan para pemulung maupun langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan aksi tersebut. Situasi di sekitar TPA Antang dilaporkan masih dalam pemantauan aparat keamanan guna menjaga ketertiban dan mengantisipasi gangguan terhadap pelayanan pengangkutan sampah.
