BREAKING NEWS

62 SPPG Disetop Sementara Selama Ramadan, Kepala BGN Apresiasi Peran Masyarakat Awasi MBG

LINTASMAKASSAR.COM, BOGOR – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghentikan sementara puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama bulan Ramadan akibat masalah kualitas menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Dadan saat menghadiri agenda buka puasa bersama di SPPG Cigombong Pasirjaya, Bogor, Selasa (17/3). Menurutnya, pada tahap awal pelaksanaan, Program MBG belum banyak menjadi perhatian publik. Namun kini, justru menjadi sorotan luas dan hampir setiap hari diperbincangkan, terutama di media sosial.

"Awal-awal MBG belum menjadi sesuatu yang dibicarakan. Sekarang hampir tiap hari, dan luar biasa. Yang viral itu rata-rata adalah laporan dari masyarakat. Rata-rata adalah menu atau kualitas makanan yang kurang baik," ungkap Dadan.

Lebih lanjut Dadan menegaskan bahwa BGN kini menerapkan aturan tegas. Setiap laporan viral yang menunjukkan kualitas menu tidak sesuai standar akan langsung ditindaklanjuti dengan penghentian sementara operasional SPPG terkait.

"Jumlahnya karena kita sekarang menerapkan aturan, begitu ada viral karena kualitas menu yang kurang baik, kualitas menu minimalis, maka kemudian SPPG-nya untuk sementara kita hentikan. Tercatat selama Ramadan ini ada 62 SPPG yang kita hentikan sementara karena kualitas menu yang tidak baik dari 25.000 SPPG yang sudah operasional," sebutnya.

Meski demikian, Dadan menegaskan bahwa jumlah tersebut merupakan sebagian kecil dibandingkan mayoritas mitra yang telah menjalankan program dengan baik. Dia menyebut fenomena ini sebagai “silent majority dan vocal minority”, di mana hanya sebagian kecil kasus yang menjadi sorotan publik.

Dadan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah fokus terhadap pemenuhan gizi nasional ini. Menurutnya, laporan masyarakat yang kemudian viral justru membantu BGN dalam mendeteksi berbagai permasalahan di lapangan secara cepat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mengawasi Program Makan Bergizi. Dengan adanya laporan dari masyarakat dan diviralkan, akhirnya kita dengan sangat mudah mendeteksi semua hal yang kurang baik yang terjadi di lapangan," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadan turut memuji kinerja SPPG Cigombong Pasirjaya yang hingga kini belum pernah menerima laporan negatif terkait pelaksanaan program.

"Saya kira dari SPPG Cigombong ini belum pernah ada laporan tentang hal yang menyimpang. Saya kira ini patut dipertahankan, kalau bisa diviralkan," pungkasnya.

*Biro Hukum dan Humas*
*Badan Gizi Nasional*
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar