Hangatnya Kebersamaan Idul Fitri, Lapas Kelas I Makassar Gelar Shalat Ied Berjamaah Bersama Warga Binaan
0 menit baca
LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar menggelar pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah secara berjamaah di lapangan Lapas, pada Sabtu (21/3). Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan pemasyarakatan.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, bersama para pejabat struktural, staf pegawai, serta seluruh warga binaan. Dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan, seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.
Bertindak sebagai khotib dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini adalah Ustadz Mirwan Sudarman, yang dalam khutbahnya menyampaikan pesan-pesan keimanan, pentingnya introspeksi diri, serta ajakan untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Sementara itu, yang bertindak sebagai imam adalah Al-Hafidz Muhammad Anugrah Nuryadin, yang memimpin jalannya shalat dengan penuh kekhusyukan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri di dalam Lapas tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga sarana pembinaan kepribadian bagi warga binaan.
"Momentum Idul Fitri ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta mempererat tali silaturahmi. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan antara petugas dan warga binaan," ujar Sutarno.
Beliau juga menambahkan bahwa suasana Idul Fitri di dalam Lapas harus tetap dirasakan sebagai momen yang penuh makna, meskipun dijalani dalam keterbatasan.
"Kami ingin menghadirkan suasana Idul Fitri yang hangat dan penuh kebersamaan di dalam Lapas, sehingga warga binaan tetap dapat merasakan kebahagiaan dan semangat untuk berubah menjadi lebih baik," tambahnya.
Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Remisi Khusus Idul Fitri kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat, sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan momen saling bersalaman dan bermaaf-maafan antara petugas dan warga binaan, sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Lapas Kelas I Makassar.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen Lapas Kelas I Makassar dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjamaah dan rangkaian kegiatan yang menyertainya, diharapkan seluruh warga binaan dapat semakin termotivasi untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.



