Dosen Universitas Indonesia Timur Turun ke Sawah: Yandi Wahyudi Inspirasi Keseimbangan Akademik dan Ketahanan Pangan di Sinjai Barat
LINTASMAKASSAR.COM, SINJAI – Di tengah padatnya aktivitas akademik, Yandi Wahyudi, S.H., M.H., membuktikan bahwa kesibukan bukanlah penghalang untuk tetap produktif di bidang lain. Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur ini memanfaatkan waktu luangnya untuk bertani di wilayah Sinjai Barat, tepatnya di Kelurahan Tassililu, pada Sabtu (19/04/2026).
Di sela jadwal mengajar maupun setiap akhir pekan, ia turun langsung mengelola lahan pertanian miliknya. Dengan balutan pakaian sederhana, jauh dari kesan formal seorang akademisi, Yandi tampak menyatu dengan alam, merawat berbagai tanaman pangan yang tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga wujud kecintaannya terhadap lingkungan.
Baginya, aktivitas bertani bukan sekadar pekerjaan sampingan. Lebih dari itu, ia memaknainya sebagai kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Kehadirannya di tengah para petani kerap menghadirkan diskusi yang berkembang dari obrolan ringan menjadi pembahasan mengenai hukum, pendidikan, hingga pembangunan desa.
Warga setempat pun memberikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan. Sosok Yandi dinilai tetap membumi meski memiliki latar belakang pendidikan tinggi, serta mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tidak melupakan akar budaya dan lingkungan asalnya.
Kisah ini menjadi bukti bahwa peran akademisi tidak terbatas di ruang kelas. Lebih dari itu, mereka juga dapat berkontribusi langsung dalam kehidupan masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
(TIM REDAKSI)
