BREAKING NEWS

Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Bollangi Disorot, Aliansi Pemerhati Hukum Klaim Alami Intimidasi dan Kriminalisasi


LINTASMAKASSAR.COM, GOWA — Gelombang protes terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika di dalam lingkungan Lapas Bollangi kembali mencuat ke ruang publik. Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum turun menggelar aksi unjuk rasa setelah muncul informasi dari dalam lapas terkait dugaan bebasnya peredaran sabu dalam jumlah fantastis yang disebut mencapai puluhan kilogram.

Dalam aksinya, massa menyoroti serius dugaan adanya jaringan narkoba yang diduga beroperasi secara leluasa di balik tembok lembaga pemasyarakatan. Mereka menilai kondisi tersebut merupakan tamparan keras bagi sistem pembinaan dan pengawasan di dalam lapas, yang seharusnya menjadi tempat pembinaan narapidana, bukan justru dituding menjadi ruang aman bagi peredaran barang haram.

Aliansi Pemerhati Hukum menyebut, informasi yang mereka terima mengarah pada dugaan adanya praktik terorganisir yang melibatkan oknum tertentu. Mereka mendesak aparat penegak hukum, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga aparat kepolisian untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan.

“Jika dugaan ini benar, maka ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini darurat hukum dan darurat pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut.

Tak hanya menyoroti dugaan peredaran narkoba, massa aksi juga mengaku mendapat tekanan saat menyampaikan aspirasi. Aliansi itu menuding adanya tindakan intimidasi hingga upaya kriminalisasi terhadap sejumlah peserta aksi oleh oknum petugas lapas ketika demonstrasi berlangsung.

Mereka menilai tindakan tersebut mencederai kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum yang dijamin undang-undang. Aliansi meminta agar dugaan intimidasi terhadap demonstran turut diperiksa secara independen.
“Alih-alih menjawab substansi tuntutan masyarakat soal narkoba, justru muncul dugaan tekanan terhadap massa aksi. Ini memunculkan pertanyaan besar, ada apa sebenarnya di dalam Lapas Bollangi?” ujar peserta aksi lainnya.

Situasi ini pun memantik sorotan publik. Masyarakat mendesak agar aparat tidak hanya berhenti pada klarifikasi normatif, tetapi benar-benar membuka dugaan praktik gelap yang disebut-sebut telah lama berlangsung di dalam lapas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lapas Bollangi terkait tudingan tersebut. Namun publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan peredaran narkotika dan klaim kriminalisasi terhadap massa aksi secara objektif, profesional, dan transparan.
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Credit