Lapas Kelas I Makassar Gelar Sosialisasi Pendidikan Nonformal bagi Warga Binaan
0 menit baca
LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program yang bersifat edukatif dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan sosialisasi pendidikan nonformal Program Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) PKBM Kader Bangsa yang digelar di Aula Lapas Kelas I Makassar, Selasa (27/1).
Kegiatan sosialisasi ini ditujukan bagi warga binaan Lapas Makassar yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi WBP yang belum menyelesaikan pendidikan formal, sekaligus menjadi sarana pengembangan diri selama menjalani masa pembinaan.
Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Makassar, Jimmy Rahmat Tumengkol, beserta jajaran petugas Lapas Makassar. Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antara Lapas Kelas I Makassar dengan SPNF PKBM Kader Bangsa dalam mendukung program pembinaan berbasis pendidikan bagi warga binaan.
Dalam penyampaiannya, Jimmy Rahmat Tumengkol menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter warga binaan.
“Pendidikan nonformal ini menjadi salah satu instrumen penting dalam proses pembinaan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal, mengingat pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak positif bagi masa depan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menyampaikan bahwa penyelenggaraan pendidikan di dalam Lapas merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam membangun manusia yang lebih baik dan berdaya saing.
“Kami mendorong setiap warga binaan untuk terus belajar dan berkembang. Melalui kerja sama dengan SPNF PKBM Kader Bangsa ini, kami berharap dapat memberikan akses pendidikan yang inklusif dan merata, sehingga warga binaan memiliki kesiapan mental dan intelektual saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Sutarno.
Lebih lanjut, Sutarno menambahkan bahwa Lapas Kelas I Makassar akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat program pembinaan, khususnya di bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Lapas Kelas I Makassar berharap dapat menumbuhkan motivasi belajar bagi warga binaan serta mendorong terciptanya pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada reintegrasi sosial yang berkelanjutan.



