Gubernur Zainal Arifin Paliwang Hadiri Pelantikan KKBM Paraikatte Kaltara Periode 2026–2031 di Tarakan
LINTASMAKASSAR.COM, TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, mengimbau Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Paraikatte Kaltara untuk memperkokoh tali silaturahmi sekaligus ikut serta secara aktif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Apresiasi dan ajakan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Zainal ketika menghadiri agenda Pelantikan Pengurus KKBM Paraikatte Kaltara Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung meriah di Ballroom Hotel Tarakan Plaza pada Sabtu (29/8/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada H. Najamuddin, SE yang resmi mengemban amanah sebagai Ketua KKBM Paraikatte Kaltara beserta seluruh jajaran pengurus yang dilantik. Ia menaruh harapan besar agar tanggung jawab baru ini ditunaikan dengan dedikasi tinggi serta ketulusan hati.
“Selamat dan sukses untuk Bapak H. Najamuddin beserta jajaran pengurus. Semoga kepemimpinan ini senantiasa amanah, mampu mengantarkan organisasi semakin berkembang, dan terus menebar manfaat nyata bagi warga luas,” tutur Zainal.
Mantan Wakapolda Kaltara ini menggarisbawahi bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar prosesi formalitas organisasi semata, melainkan pijakan penting untuk menghidupkan kembali kearifan lokal warisan leluhur di tengah dinamika masyarakat Kaltara yang sangat majemuk.
Zainal memberikan penekanan khusus terkait urgensi memegang teguh prinsip hidup masyarakat Makassar, yaitu Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi—sebuah nilai luhur yang mengajarkan prinsip saling menghormati, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta saling memuliakan satu sama lain.
“Falsafah ini menjadi fondasi utama yang wajib kita rawat bersama. Ketika kita konsisten saling menghargai, mengingatkan, dan memuliakan, ikatan persaudaraan antarwarga tentu akan kian kokoh,” jelas putra Sulsel kelahiran Makassar ini.
Gubernur berharap keberadaan KKBM Paraikatte Kaltara tidak hanya menjadi wadah pemersatu intern warga Makassar, tetapi juga mampu bertindak sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Selain itu, Zainal mengimbau seluruh elemen pengurus serta anggota KKBM untuk mengambil peran strategis dalam agenda pembangunan Kaltara sesuai kapasitas dan keahlian di bidangnya masing-masing.
Sebab baginya, keberhasilan pembangunan di wilayah Kalimantan Utara amat bergantung pada semangat kolaborasi seluruh komponen masyarakat tanpa memandang batasan suku, ras, agama, maupun golongan.
“Tanpa kebersamaan kita tidak akan menjadi kuat, dan tanpa persatuan kita mustahil menjadi hebat. Mari rapatkan barisan, jaga kerukunan, dan bahu-membahu membangun Kalimantan Utara,” pungkas Zainal mengakhiri sambutannya. (*)
