Sampah Menumpuk di Depan Kompleks TVRI Makassar, Pengelolaan Kebersihan Dipertanyakan
LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR — Tumpukan sampah terlihat menumpuk di dalam saluran drainase di Jalan Mallengkeri, tepatnya di depan Kompleks TVRI Makassar. Kondisi tersebut bahkan dilaporkan telah meluber hingga ke bagian pinggir jalan.
Pemandangan ini menjadi sorotan karena keberadaan sampah di dalam drainase tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko terjadinya genangan ketika hujan turun.
Informasi mengenai kondisi tersebut beredar melalui unggahan akun media sosial makassar_iinfo pada Senin, 17 Agustus 2026. Dalam unggahannya, terlihat material sampah memenuhi bagian saluran dan kawasan di sekitarnya.
Kondisi tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan persampahan di kawasan tersebut. Apakah persoalan terjadi karena sistem pengangkutan yang belum optimal, rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah, atau lemahnya pengawasan terhadap kebersihan lingkungan?
Pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka oleh pihak terkait. Sebab, persoalan sampah bukan semata-mata tanggung jawab masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan kualitas pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, serta konsistensi pemerintah dalam memastikan kebersihan fasilitas umum.
Jika sampah terus dibiarkan menumpuk di dalam drainase, dampaknya dapat menjadi lebih serius. Selain menimbulkan bau dan mencemari lingkungan, sampah berpotensi menghambat fungsi drainase yang seharusnya menjadi jalur utama aliran air.
Pemerintah Kota Makassar, khususnya instansi yang menangani persampahan dan drainase, diharapkan segera melakukan pengecekan langsung serta membersihkan tumpukan sampah tersebut. Penanganan cepat diperlukan agar persoalan tidak berkembang menjadi masalah lingkungan dan genangan di kemudian hari.
Kini yang ditunggu bukan sekadar pernyataan, melainkan tindakan nyata. Drainase yang penuh sampah adalah persoalan yang terlihat jelas dan membutuhkan respons cepat, terukur, serta berkelanjutan dari seluruh pihak.
(**)
