BREAKING NEWS

Panen Selada, Lapas Makassar Perkuat Pembinaan Kemandirian Dan Dukung Ketahanan Pangan

LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen selada yang dikembangkan di lingkungan Lapas Kelas I Makassar, Senin (5/10/2026).

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus menjadi salah satu langkah nyata Lapas Makassar dalam mendukung ketahanan pangan sebagai implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 65 kilogram selada berhasil dipanen. Hasil pertanian yang dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian ini selanjutnya akan diserahkan kepada pengepul untuk dipasarkan. Sementara itu, warga binaan yang terlibat langsung dalam proses budidaya hingga panen akan memperoleh premi dari hasil penjualan sebagai bentuk apresiasi atas keterampilan dan produktivitas yang mereka hasilkan.

Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian yang melibatkan warga binaan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

“Pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian ini kita dorong agar warga binaan memiliki keterampilan, pengalaman, dan semangat untuk produktif. Hasil panen yang diperoleh juga memberikan nilai ekonomi bagi mereka melalui pemberian premi dari hasil penjualan,” ujar Gumilar.

Lebih lanjut, Gumilar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Lapas Makassar terhadap program ketahanan pangan yang terus didorong Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kami ingin kegiatan pembinaan di Lapas tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Melalui pertanian seperti budidaya selada ini, kita turut mendukung ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan warga binaan agar lebih mandiri ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Keberhasilan panen 65 kilogram selada ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Makassar terus diarahkan pada kegiatan yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai manfaat. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan warga binaan yang terampil, produktif, dan memiliki bekal kemandirian untuk menyongsong kehidupan setelah menjalani masa pidana.
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Credit