BREAKING NEWS

Patroli Malam Penuh Kepedulian, Polisi Bantu Penumpang Kapal di Pelabuhan Paotere

LINTASMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Malam boleh semakin larut, namun pelayanan kepada masyarakat tak ikut berhenti. Di tengah aktivitas kapal penyeberangan antar pulau di Dermaga Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pelabuhan Makassar hadir menyapa warga, membantu penumpang, sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir tetap terjaga.

Melalui patroli malam yang mengedepankan pendekatan humanis, Satpolairud Polres Pelabuhan Makassar menyambangi kapal-kapal yang sedang bersandar, berdialog dengan nakhoda dan anak buah kapal (ABK), serta menyampaikan imbauan keamanan dan keselamatan pelayaran.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat, sebuah pendekatan pelayanan yang menempatkan kehadiran polisi bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sahabat masyarakat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan.

Di antara kapal-kapal yang bersandar dan masyarakat yang masih beraktivitas, personel Satpolairud terlihat membangun komunikasi akrab dengan warga. Mereka mendengarkan berbagai informasi seputar kondisi keamanan dermaga, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan.

Tak hanya memberikan imbauan, petugas juga menunjukkan kepedulian melalui tindakan sederhana namun bermakna, yakni membantu penumpang saat naik dan turun dari kapal, termasuk ketika membawa barang bawaan.

Bagi masyarakat kepulauan yang menjadikan transportasi laut sebagai bagian penting kehidupan sehari-hari, kehadiran polisi di dermaga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan, terutama saat beraktivitas pada malam hari.

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, **Aipda Adil**, mengatakan bahwa patroli malam Satpolairud merupakan wujud pelayanan kepolisian yang mengedepankan kedekatan, kepedulian, dan komunikasi langsung dengan masyarakat.

"Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi selalu hadir untuk mereka. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menyapa, mendengarkan, dan membantu. Karena bagi kami, rasa aman masyarakat adalah bagian terpenting dari pelayanan kepolisian," ujar Aipda Adil.

Menurutnya, membangun keamanan di kawasan pelabuhan tidak cukup hanya melalui pengawasan. Diperlukan hubungan yang harmonis antara kepolisian, masyarakat pesisir, nakhoda, dan seluruh pengguna jasa transportasi laut.

"Ketika polisi dan masyarakat saling mengenal, saling peduli, dan terbuka dalam berkomunikasi, maka upaya menjaga keamanan akan semakin kuat. Itulah yang terus kami bangun melalui patroli dialogis, termasuk pada malam hari," jelasnya.

Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satpolairud turut mengingatkan para nakhoda dan ABK agar tidak mengabaikan faktor keselamatan sebelum berlayar.

Petugas mengimbau agar kondisi kapal diperiksa dengan baik, perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dipastikan tersedia dan layak digunakan, serta jumlah penumpang maupun barang muatan tidak melebihi kapasitas kapal.

Perubahan cuaca, angin kencang, dan gelombang laut juga menjadi perhatian, mengingat Pelabuhan Paotere merupakan salah satu jalur transportasi penting yang menghubungkan Kota Makassar dengan sejumlah wilayah kepulauan.

Sementara itu, masyarakat yang berada di sekitar dermaga diingatkan agar tetap waspada terhadap barang bawaan, menjaga ketertiban, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

Aipda Adil menegaskan, pelayanan kepolisian tidak dibatasi waktu maupun tempat. Selama masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, upaya pencegahan dan pelayanan akan terus dilaksanakan.

"Keamanan bukan hanya tentang patroli dan pengawasan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat merasa tenang ketika melihat polisi hadir di dekat mereka. Kami ingin kehadiran personel di dermaga benar-benar memberikan manfaat, sekecil apa pun bantuan yang bisa diberikan," ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat pesisir untuk terus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan pelabuhan dan keselamatan pelayaran.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya nakhoda, ABK, dan penumpang kapal, untuk bersama-sama menjaga keselamatan. Jangan ragu menyampaikan informasi atau meminta bantuan kepada polisi. Jika membutuhkan layanan kepolisian, masyarakat juga dapat menghubungi Hotline Polri 110 secara gratis selama 24 jam," tambah Aipda Adil.

Melalui patroli malam tersebut, Satpolairud Polres Pelabuhan Makassar terus menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak selalu harus dilakukan dengan tindakan besar. Sapaan ramah, komunikasi yang baik, dan uluran tangan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian.

Di Dermaga Paotere, malam terus berjalan dan kapal-kapal tetap menjadi penghubung kehidupan masyarakat kepulauan. Sementara itu, polisi hadir menjaga ketenangan, memastikan keselamatan, dan merawat kedekatan dengan warga.

Sebab, semangat Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk selalu hadir, melindungi, dan melayani dengan sepenuh hati.
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Credit